2.1.a.10. Aksi Nyata - Modul 2.1 Pembelajaran Diferensiasi
Aksi nyata yang akan dilakukan adalah tentang penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Adapun RPP Pembelajaran Berdiferensiasi yang sudah dibuat yaitu sebagai berikut.
Berikut ini merupakan contoh bahan ajar visual. Saya mencoba menggunakan teks dengan visual yang lebih meanrik dan kontennya disuesuaikan dengan dunia murid seperti materi tentang budaya Korea dan anime.
Saya pun menggunakan bahan ajar berbentuk video yang diambil dari chanel youtoube
Proses Pembelajaran dilakukan secara berkelompok. Murid membaca teks, menonton video, kemudian membuat produk berupa Teks Tanggapan. Di bawah ini adalah contoh proses pembelajaran di dalam kelompok.
Refleksi Hasil Aksi Nyata
1. Saya melakukan tes gaya belajar untuk memenuhi kebutuhan siswa. Hasilnya ternyata tidak sesuai ekspetasi. Saya kira saya akan menemukan informasi akurat terkait gaya belajar siswa saya mendapatkan hasil dengan kesimpulan siswa dominan visual dan auditorial. Tapi, saya melihat ada bias saat siswa mengisi tes gaya belajar. Pertama, siswa kurang memahami maksud pertanyaan dalam tes karena keterbatasan mereka dalam memahami informasi di dalam teks yang mengandung kosakata yang belum mereka pahami. Kedua, siswa kurang bisa mengenali diri mereka sendiri sehingga bingung saat harus memilih hal yang sesuai dengan diri mereka.
2. Saya melakukan strategi diferensiasi konten. Saya melihat teks dalam buku paket terlalu kompleks dan panjang. Berdasarkan kebutuhan yang saya identifikasi, siswa secara kesiapan belajar belum dapat memahami kalimat kompleks dan isi teks jauh dari minat siswa. Oleh karena itu saya pilihkan teks yang lebih dekat dengan minat mereka seperti anime, budaya Korea, Covid 19, dan Novel yang mudah dipahami. Saya print teks dengan aneka gambar dan warna karena profil mereka visual. Teks menjadi contoh siswa dalam mengidentifikasi dan menelaah struktur.
3 Saya melakukan strategi proses dengan cara memberikan bimbingan intensif ke setiap kelompok yang saya kelompokkan berdasarkan kesiapan belajar. Siswa yang sudah terbiasa menulis saya beri petunjuk bahwa teks tanggapan yang dituliskan harus sesuai strukturnya dan saya memebrikan masukan dari hal yang mereka tanyakan. blBuat siswa di kelompok rata-rata punya ide tapi sulit menyusun kalimat. Saya beri contoh satu kalimat. Untuk siswa dengan kelompok kesulitan mendapatkan ide, saya beri pertanyaan pemandu.
4. Saya juga melakukan diferensiasi produk berdasarkan minat. Teks tanggapan yang mereka tuliskan bisa tentang hal yang paling disukai mereka. Saya suka membaca hasil teks tanggaoan mereka meskipun dari segi struktur dan kebahasaan masih kurang tapi ide mereka luar biasa. Ada yang menanggapi film anime, lagu kesukaan, drama Korea, games mobile legends, permainan persib dan persija, dll.
5.Menurut saya keberhasilan pembelajaran diferensiasi adalah tes diagnosis awal harus lebih akurat. Hasil tes diagnosis betul-betul digunakan untuk perbaikan pembelajaran. Satu hal lagi perhatian, ketelatenan guru dalam membimbing.



















Tidak ada komentar:
Posting Komentar