Senin, 7 Maret 2022- 12 Maret 2022
Kegiatan pada dua minggu di bulan maret ini diawali dengan Kegiatan Ruang Kolaborasi. CGP bersama Fasilitator mengadakan vicon untuk berdiskusi tentang Penerapan pembelajaran sosial dan emosional. Pada kesempatan kali ini CGP dibagi menjadi 4 kelompok, kelompok SD,SMP dan SMA. Esok harinya kembali melakukan Ruang Kolaborasi untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok. Kemudian, pada hari Rabu (8/3) CGP melakukan Refleksi terbimbing denan menjawab beberapa hal yang sudah dipelajari oleh CGP. Hari kamis (10/3) CGP mengupload tugas Individu yaitu Demonstarsi Kontekstual dengan mengupload RPP yang berbasis Kompetensi Sosial Emosional (KSE).
Saya sebenarnya sudah pernah melakukan kegiatan yang berbasis KSE meskipun tidak diberi nama RPP KSE. Misalnya, saya melakukan diagnosis Non-ademik, yaitu bertanya tentang perasaan yang mereka rasakan sebelum pembelajaran. Saya juga sering mengajak siswa untuk memahami kesadaran sosial khususnya di dalam kelompok bahwa kita pasti tidak bisa memilih dengan siapa tetangga kita, siapa kelompok kita yang harus dilakukan adalah menyesuaikan diri dan berupaya saling mengisi.
Pada hari Jumat (11/3) merupakan kegiatan pendampingan Individu dengan Ibu Dini Siti Anggraeni di SMP Negeri 2 Cililin. Pada pendampingan ini, kami mendiskusikan tentang komunitas praktisi dan apa yang sudah dan akan saya lakukan berkaitan dengan komunitas praktisi. Berikut suasana pendampingan, saat guru dan siswa mengisi kuesioner tentang aksi yang dilakukan CGP
Hari Sabtu (12/3) saya mengikuti Lokakarya 3. Pada hari ini semua CGP bertemu dengan Pengajar Paktik. Juga dihadiri kepala sekolah dan pengawas. Kebetulan saya ditemani oleh rekan guru karena bapak kepala sekolah tidak bisa menghadiri acara lokakarya. Inilah dokumentasi lokakarya 3.
Pada kegiatan lokakarya, kami membahasa tentang hal yang sudah dilakukan, tantangan, dan harapan terkait dengan Visi Misi Sekolah. Sebelum lokakarya, saya melakukan wawancara kepada siswa dan orang tua siswa dan memberikan angket di Google Form kepada guru tentang kegiatan pembelajaran yang berpihak pada murid. Hasil dari wawancara dan survey tersebut, diperoleh hasil sebagai berikut.


Selama seminggu melakukan kegiatan dan tugas CGP, perasaan saya campur aduk. Saya sangat bersemangat dan merasa bahagia ketika mencari data, wawancara, dan memberikan survey kepada guru, siswa, dan orang tua siswa. Saya merasa bahwa menjaring pendapat dari mereka terkait pembelajaran yang dibutuhkan itu sanngat baik dilakukan guru secara kontinyu karena dengan itu, guru dapat mendapatkan info akurat terkait hal yang akan dilakukan selanjutnya.
Setelah saya mendata pendapat tersebut saya mendapatkan kesimpulan sebagai berikut:
1. Guru setiap mapel membutuhkan sarana prasarana yang membantu proses KBM
2. Guru kesulitan mengaktifkan siswa di dalam kelompok dan membutuhkan pelatihan yang dapat mengatasi hal itu
3. Siswa sanngat suka jika guru melakukan aktivitas pembelajaran yang beragam dan melibatkan teknologi dan internet sekali-kali.
4. Kebanyakan siswa senang dengan kegiatan kelompok, presentasi karena saat itu bisa lebih memahami pembelajaran, tapi ada juga sebagian siswa paling tidak suka belajar kelompok karena merasa dirugikan
5. Siswa juga menyukai sapaan dan perhatian dari guru sekecil apa pun
6. Khusus dengan pembelajaran yang sudah saya lakukan, siswa senang dnegan kegiatan kelompok dan cara saya melayani setiap pertanyaan. Meskipun, sudah dijelaskan berulang kali, tapi ketika ada yang bertanya lagi katanya saya tetap mau menjawab agar siswa paham. Saya juga sudah melibatkan teknologi dan internet hal itu lebih menarik bagi siswa. Hanya saja hampir smeua siswa merasa tidak paham dengan materi kebahasaan. Nah, ini menjadi tantangan saya untuk kedapannya
7. Ssiwa juga sangat menyukai kegiatan ekstarakurikuler yang bisa mengakomodasi bakat dan minat mereka
8. Orang tua jga berharap guru banyak memperhatikan siswa walau dnegan sedikit sapaan karena dampaknya besar bagi siswa. guru juga katanya harus lebih egas menindak siswa yang bersalah jangan melakukan pembiaran terhadap perilaku murid yang kurang sopan.
Berdasarkan kesimpulan tersebut, saya merencanakan akan menrapakan pembelajaran KSE di kelas dan saya juga kana merencanakan kegiatan IHT bagi guru yag berdampak pada murid. Kemudian, ingin juga membuat sekolah saya lebih maju terutama lebih hijau dan rindang dengan program sasisapon (Satu siswa satu pohon)
Senin, 14 Maret 2022- 20 September 2022
Minggu ini Kegiatan diawali dengan Kegiatan Web Meeting dengan Instruktur Sigit Kurniawan pada hari Senin (14/3) Saya lebih memahami tentang pembelajaran KSE dan cara menerapkan KSE di dalam kelas. Ternyata hal yangsaya dapatkan tidak ada dualisme emosi dalam diri seseorang kalau marah itu ya marah tidak ada marah karena sayang. Penting bagi guru dan siswa mengenali perasaan sendiri dan dapat melakukan teknik STOP agar dapat mengelola emosi.
Selanjutnya pada hari Rabu (16/3) merupakan kegiatan Koneksi Antarmateri. Pada kegiatan ini, saya menuliskan hasil kesimpulan materi di Kompasiana. Linkna sebagai berikut.
Seharusnya, pada hari Kamis (15/3) saya sudah mengupload tugas Aksi nyata. Akan tetapi karena di sekolah saya minggu sebelumnya PTS, saya belum smepat mendokumentasikan aksi nyata pembelajaran KSE yang terintegrasi di dalam pembelajaran.
Hari jumat (18/3) saya pun muali merambah modul baru yaitu modul 2.2. dengan mulai membuka pendahuluan berupa surat dari instruktur tentang materi baru yaitu Coaching. Saya pun menjawab beberapa pertanyaan tentang penerapan KSE di dalam pembelajaran.
Minggu ini saya merasa keteteran karena di samping mngeerjakan tugas CGP, Ibu saya sakit dirwat di RS dan kemudian suami saya menyusul sakit. Saya merasa lalai pada minggu ini terkait tugas yang belum saya kerjakan. Akan tetapi, saya mencoba teknik stop dan memahami situasi yang terjadi. Kedepannya, saya bertekad untuk tetap semangat, lebih disiplin lagi dalam mengerjakn tugas CGP dan menjalankan hal yang sudah menjadi target setiap hari. Saya juga akan terus melatih KSE dalam kehidupan agar berdampak bagi anak saya dan anak didik saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar