JURNAL REFLEKSI MINGGU KE-13
(Senin, 21 Maret 2022- Jumat, 25 Maret 2022)
Pada Minggu ke-13 ini, kegiatan saya yaitu mengerjakan alur merdeka Eksplorasi Konsep tentang Coaching. Kegiatan ini bertujuan agar CGP Memahami Coaching dalam konteks Pendidikan, Memahami perbedaan antara konseling, Monitoring, dan Coaching dengan menjawab 12 pertanyaan yang diajukan berdasarkan beberapa kasus video. Selanjutnya, CGP juga dikenalkna dengan beragam jenis komunikasi yang memberdayakan. CGP menjawab 15 pertanyaan dari kasus video dan juga dari materi tentang komunikasi asertif, cara bertanya yang efektif. Eksplorasi konsep yang terakhir yaitu membahas model coaching dengan metode TIRTA (Tujuan, Identifikasi, Rencana Aksi, Tanggung Jawab).
Pemahaman CGP tentang Coaching model TIRTA ini diberikan contoh praktik di dalam LMS, CGP dapat melihat hal-hal apa saja yang ditanyakan dalam setiap tahapan TIRTA dan menjawab pertanyaan terkait tahapan TIRTA yang kemudian diupload untuk didiskusikan bersama CGP lainnya dalam ruang diskusi.
Kegiatan selanjutnya, CGP berlatih praktik Coaching di dalam kelompok dan mendiskusikan di dalam kelompok kecil tersebut tiga kasus yang harus dipraktikan dengan Model TIRTA. Kegiatan tersebut kemudian dipraktikan dan direkam esok harinya dalam kegiatan Ruang Kolaborasi. Berikut ini, saya sertakan link rekaman hasil video kelompok saya yan terdiri dari Bu Nining Sariningsih dari SD Negeri Cipongkor 1, Pak Aip Sopian dari SD Negeri Cijambu, dan Saya Sendiri.
Perasaan saya sangat bahagia ketika mendapatkan materi Coaching ini. Semua alur kegiatan pembelajaran membuat saya memahami materi ditambah praktik coaching membuat saya semakin memahaminya. Saya rasa coaching ini sangat bagus dilakukan karena tujuan dari coaching adalah membantu sesama untuk dapat keluar dari permasalahan dengan proses inkuiri, atau soluisi datang dari Coachee sendiri bukan diarahkan oleh Coach. posisi antar coach dan coachee sebagai mitra atau rekan yang saling membantu.
Saat saya melakukan simulasi praktik Coaching saya juga senang bisa beracting, hehe dan berperan sebagai guru yang sedang melakukan coaching teradap siswa yang mengalami kesulitan. Parktik ini membuat saya lebih memahami lagi cara memberikan pertanyaan terbuka dan cara melakukan coaching.
Kedepannya, saya akan berupaya mempraktikan Coaching dalam komunitas praktisi dan juga terhadap siswa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar