Rabu, 01 Juni 2022

Jurnal Refleksi Minggu Ke-19

 Jurnal Refleksi Minggu Ke-19

(18 April 2022-26 April 2022) 

18 April 2022, Refleksi Terbimbing Asinkron

Pada tahap ini, saya diminta memilih 4 pertanyaan dari 8 pertanyaan tentang materi pengambilan keputusan. Jawaban dari pertanyaan tersebut merupakan hasil refleksi saya terhadap pemahaman materi. Saya menjawab pertanyaan no 1, 4, 5, dan 7. Pertanyaan pemandu dalam refleksi terbimbing adalah sebagai berikut.

  1. Bagaimana/sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu: dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Adakah hal-hal yang menurut Anda di luar dugaan?
  2. Tuliskan pengalaman Anda dalam menggunakan ketiga materi tersebut dalam proses Anda mengambil keputusan dalam situasi dilema etika yang Anda hadapi selama ini.  Anda dapat juga menulis tentang sebuah situasi dilema etika yang dihadapi oleh orang lain serta keputusan yang diambil. Berilah ulasan berdasarkan 3 materi yang telah Anda pelajari di modul ini.
  3. Sebelum mempelajari modul ini, pernahkah Anda menerapkan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran dalam situasi moral dilema? Kalau pernah, apa bedanya dengan apa yang Anda pelajari di modul ini?
  4. Bagaimana dampak mempelajari materi ini buat Anda, perubahan  apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul ini?
  5. Seberapa penting mempelajari topik modul ini bagi Anda sebagai seorang individu dan Anda sebagai seorang pemimpin pembelajaran?
  6. Apa yang Anda bisa lakukan untuk membuat dampak/perbedaan di lingkungan Anda setelah Anda mempelajari modul ini?
  7. Selain konsep-konsep tersebut, adakah hal-hal lain yang menurut Anda penting untuk dipelajari dalam proses pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran?
  8. Adakah nilai-nilai kebajikan yang ditanamkan oleh orangtua anda atau bahkan kakek nenek buyut Anda yang menjadi karakter khas suku atau masyarakat dimana Anda tinggal? Bagaimana Anda sebagai seorang guru akan menggunakannya untuk membantu Anda dalam pengambilan keputusan?
Perasaan saya saat menjawab pertanyaan agak sedikit kesulitan. Meskipun, jawabannya merupakan hasil refleksi penerapan saya dalam mengambil keputusan. Akan tetapi, saya merasa kurang banyak pengalaman di dalam mengambil keputusan karena mungkin saya tidak pernah berada di posisi sebagai pemegang kebijakan. Atau saya sudah lupa dengan berbagai peristiwa di kelas yang saya ampu dan cara saya mengambil keputusan sudah tidak teringat lagi.

Pembelajaran yang saya dapatkan adalah bahwa setiap kita dihadapkan pada situasi dilema etika sepertinya keputusan yang diambil pun tidak begitu fatal jika memilih salah satu nilai meski keputusan yang diambil kurang tepat tapi pasti ada alasannya. Akan tetapi, hal yang paling memberatkan yaitu ketika dihadapkan pada praktik beragam bujukan moral yang seringkali sudah menjadi tradisi dan terasa benarnya apalagi jika dilakukan oleh orang banyak. Nah, keluar dari situasi ini tentu yang paling menyulitkan.

Kedepannya, saya merasa lebih percaya diri saja di dalam mengambil keputusan terkait dilema etika karena sudah melalui beberapa langkah cara pengambilan keputusan yang sudah saya pelajari.

19 April 2022, Demonstrasi Kontekstual

Pada saat kegiatan Demonstrasi kontekstual saya membuat sebuah video monolog menjawab pertanyaan di bawah ini:

Panduan Pertanyaan/Guiding Questions:

  • Bagaimana Anda nanti akan mentransfer dan menerapkan pengetahuan yang Anda dapatkan di program guru penggerak ini di sekolah/lingkungan asal Anda?
  • Apa langkah-langkah awal yang akan Anda lakukan untuk memulai mengambil keputusan berdasarkan pemimpin pembelajaran?
  • Mulai kapan Anda akan menerapkan langkah-langkah tersebut, hari ini, besok, minggu depan, hari apa? Catat rencana Anda, sehingga Anda tidak lupa.
  • Siapa yang akan menjadi pendamping Anda, dalam menjalankan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran? Seseorang yang akan menjadi teman diskusi Anda untuk menentukan apakah langkah-langkah yang Anda ambil telah tepat dan efektif.
Saya tidak memperhatikan waktunya hingga video yang saya buat kelebihan waktu. Padahal sudah saya baca berulang-ulang perintahnya. Akan tetapi, tetap saya tidak fokus pada hal tersebut.

Berikut Cuplikan video monolog yang saya buat di Youtoube


pembelajaran dari kegiatan ini adalah saya belajar mengambil keputusan terkait permasalahan nyata yang saya hadapi dan hal tersebut cukup menyenangkan karena bisa lebih percaya diri did dalam mengambil keputusan.

Pelajaran yang saya ambil dari kegiatan ini sekaligus hal yang akan saya perbaiki kedepannya adalah, saya harus lebih teliti lagi dalam membaca petunjuk tugas dan akan memastikan ulang jika tugas memang sudah dikerjakan sesuai petunjuk.

22 April 2022 Elaborasi Pemahaman Sesi Instruktur

Pada tahap ini, tugasnya adalah mengajukan pertanyaan terkait materi pengambilan keputusan yang belum saya pahami. Saya mengajukan 5 pertanyaan dan berharap pertanyaan saya ini mendapatkan jawabannya dari Instruktur.

Kemudian saya mengikuti sesi elaborasi pemahaamn dengan instruktur 

Kegiatan Web Meeting dengan Instruktur

Nama Instruktur : Warih Wijayanti
Tanggal : 22 April 2022
Waktu : Sesi 2 (15.30-17.00 WIB)

Setelah saya mengikuti sesi bersama instruktur, saya lebih memahami tentang cara pengambilan keputusan jika kita dihadapakan pada situasi dilema etika. Ternyata, hal yang ingin saya tanyakan sudah diwakili oleh teman-teman saya dan kita memang memiliki permasalahan yang sama. Hal yang paling mengganjal dalam pikiran saya yaitu tentang banyaknya praktik bujukan moral yang dilakukan di lingkungan sekolah. hal tersebut ternyata dialami teman saya juga. Tindakan yang bisa saya lakukan adalah dengan mepertimbangkan nilai keyakinan saya. Jika bertentangan dengan nilai keyainanan saya, saya pun tidak akan mengikutinya tetapi jika sudah secara sistem kita harus mengikutinya, saya ikuti tetapi memakai strategi lain di dalam penerapannya. Itu yang diajarkan instruktur.

Saya menyukai sesi elaborasi dengan instruktur karena selalu mendapatkan hal baru ketika mengikutinya. Sayangnya kadang, akhir-akhir ini wifi di rumah kurang stabil jadi sering terlempar keluar saat mengikutinya. 

Pembelajaran yang saya dapatkan, ternyata menjadi seorang pemimpin pembelajaran itu tidak mudah. Dulu, saya pikir ketika kita ikuti aturan yang berlaku semuanya selesai. Akan tetapi, banyak hal yang perlu kita pertimbangkan. Jika kita terlalu kaku mengikuti aturan yang berlaku terkadang juga hasil putusan yang kita ambil tidak cukup bijak. Tapi, jika terlalu longgar dan abai dengan segala perautan juga akhirnya kita menjadi seorang pemimpin yang tidak memberikan contoh yang baik bagi sekitarnya. Ya, seperti pada pembelajaran terdahulu dalam materi pembelajaran berdiferensiasi. Di dalam memahami kesiapan belajar siswa diibaratkan seperti menekan tombol equalizer pada stereo atau pemutar CD. Untuk mendapatkan keputusan yang terbaik, perlu menggeser-geser "tombol equalizer" agar mendapatkan  hasil yang pas.begitu juga menjadi seorang pemimpin pembelajaran, harus seperti menggunakan tombol equalizer, mencari cara yang tepat dan bijak untuk kemaslahatan banyak pihak.

25 April 2022 Koneksi AntarMateri

Tahap koneksi materi merupakan tahap yang paling saya sukai. Pada bagian ini, saya dapat mengeksplorasi segala pengetahuan yang sudah saya dapatkan dalam bentuk artikel. Saya merasakan titik puncak pemahaman saya secara holistik ada pada tahap koneksi materi. Berikut ini tulisan saya di kompasiana sekaligus sebagi tugas pada tahap ini.

https://www.kompasiana.com/emadamayanti4252/6264cb07bb44864c767838d9/cara-guru-mengambil-keputusan-sebagai-pemimpin-pembelajaran?source_from=notification_activity

Pembelajaran yang saya dapatkan dari kegiatan ini, saya merasa sudah sangat memahami materi tetapi ketika posttest tetapi seringkali salah memilih. Jadi sepertinya, tidak boleh berhenti belajar dan terus berlatih menerapkan pengetahuan yang sudah didapatkan di sekolah

26 April 2022 Aksi Nyata

Aksi nyata yang saya lakukan dapat dilihat di link berikut ini

https://emadamayanti29.blogspot.com/2022/05/31a10-aksi-nyata-praktik-menjadi.html

Setelah melakukan aksi nyata saya rasanya lebih percaya diri dalam mengambil keputusan. Awalnya, jika dihadapkan pada sebuah permasalahan, saya serig merasa tidak yakin terhadap keputusan yang saya buat. Akan tetapi, setelah mendapatkan materi ini, kepercayaan diri saya tumbuh dan kedepannya, saya akan terus belajar mempraktikan materi dalam mengambil keputusan ini dnegan lebih smenagat dan melakukan refleksi setelahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jurnal Refleksi Ke-24

Jurnal Refleksi Ke-24 (13 Juni s.d 18 Juni 2022) Model 5: Connection, challenge, concept, change (4C) Pada Minggu ini saya melakukan Pendapi...