Jurnal Refleksi Minggu Ke-11
(28 Februari s. d 5 Maret 2022)
Minggu ini CGP memasuki modul 2.2 Pembelajaran Sosial Emosional. Pada hari Senin, 28 Februari, pembelajaran dimulai dengan membaca Surat dari instruktur. Surat tersebut berisi pernyataan dari instruktur tentang pentingnya Pembelajaran Sosial Emosional bagi guru secara pribadi, guru yang berdampak pada siswa, dan bagi sekolah. Pada kegiatan ini juga disampaikan tentang Tujuan pembelajaran Modul 2.2 yaitu untuk mengelola aspek sosial emosional dan menerapkan pembelajaran sosial emosional dalam lingkup kelas, sekolah, dan komunitas.
Selanjutnya, saya mulai menelusuri Modul dengan alur MERDEKA yang diawali dengan M, Mulai dari diri sendiri. Di dalam kegiatan ini, CGP diminta merefleksikan tentang pengalaman yang dialami yang berkaitan dengan masalah sosial emosional. Hal yang membuat guru merasakan emosi positif dan negatif. Secara lengkapnya kegiatan tersebut dapat dilihat didalam blog saya.
https://emadamayanti29.blogspot.com/2022/02/jurnal-refleksi-ke-9.html?m=1
Setelah mengenali emosi positif dan negatif, saya mulai mengeksplorasi pengetahuan dan wawasan tentang pembelajaran sosial emosional dngan membuka Modul bagian Eksplorasi Konsep. Di dalam modul ini ada 15 slide yang saya baca dan pelajarari. Hasil dari membaca modul saya menemukan hal yang baru yaitu tentang 5 Kompetensi Sosial Emosional yang harus dikuasi yaitu:
- memberikan pemahaman, penghayatan dan kemampuan untuk mengelola emosi (kesadaran diri)
- menetapkan dan mencapai tujuan positif (pengelolaan diri)
- merasakan dan menunjukkan empati kepada orang lain (kesadaran sosial)
- membangun dan mempertahankan hubungan yang positif (keterampilan membangun relasi)
- membuat keputusan yang bertanggung jawab. (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab)
Di samping kelima Kompetensi tersebut, saya juga belajar tentang Mindfullness, teknik untuk memberikan kesadaran penuh pada diri dan mempraktikkan teknik STOP untuk mengatasi berbagai situasi sosial emosional yang dialami.
Pemahaman saya tentang penerapan kompetensi sosial emosional diruncingkan dengan adanya bedah kasus. Analisis terhadap kasus berdasarkan kompetensi Sosial Emosional dapat di lihat dalam blog saya berikut ini.
https://emadamayanti29.blogspot.com/?m=
Itulah kegiatan yang dilakukan pada Minggu Ke-11. Saya merasakan bahwa pembelajaran sosial emosional sangat dibutuhkan oleh saya secara pribadi untuk mengelola diri dan juga saya sebagai guru agar saya dapat berinteraksi dengan murid, rekan kerja, dan lingkungan sekolah bisa lebih stabil dan terkendali. Saya juga bisa mengambil keputusan yang tepat dalam menjalankan peran sebagai pemimpin pembelajaran.
Selama saya mengajar banyak sekali situasi yang membuat saya merasa kelelahan, kewalahan, atau hal-hal yang kadang berbeda dengan idealisme saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar